Memahami Kekurangan Diri Untuk Kebaikan Diri

Berbicara tentang kekurangan tentu ada yang sempurna. Namun di dunia ini tidak ada yang sempurna, bahkan sekarang dunia ini juga tidak sempurna. Maha sempurna merupakan gelar untuk Sang Pencipta. Manusia sebagai ciptaan-Nya, mampu bertahan hidup jika ada manusia lainnya. Artinya manusia itu tidak bisa kita katakan sempurna, karena masih membutuhkan manusia lainnya dan ciptaan lain dari Sang Pencipta seperti tumbuh-tumbuhan, hewan dan lainnya untuk bertahan hidup. Ada sebagian manusia yang berpura-pura menjadi sempurna, hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhannya. Namun kebutuhan manusia tidak ada batasannya. Akan tetapi banyak manusia yang sukses karena telah bersyukur atas kekurangannya baik dari segi materil, fisik, rohani atau jiwa, pikiran maupun sifat dan tingkah lakunya serta kegagalan. Karena Sang Pencipta tak akan memberikan cobaan yang lebih dari kemampuan ciptaannya. Semuanya pasti telah ditetapkan-Nya untuk ciptaan-Nya dan ada sesuatu yang spesial dibalik rencana-Nya. Tinggal bagaimana kita menyikapi dan berusaha tetap menjadi lebih baik meski penuh dengan kekurangan. INGAT manusia itu bisa SUKSES saat ia mampu menerima kekurangannya.

Sebut saja salah seorang selebritis yang sering menghiasi kaca televisi kita yaitu Mr. Tukul. Ia merasa beruntung karena wajahnya yang unik, bisa membuat ia menjadi selebritis dengan upah yang mahal per jamnya. Ia mampu membuat kelemahannya itu menjadi sebuah kekuatan atau keuntungannya hanya dengan menambah wawasannya dan meningkatkan kepercayaan dirinya serta terus berusaha walau sering dirundung kegagalan. Kondisi ini juga banyak di alami manusia lainnya dan tak kalah berhasilnya dari Mr. Tukul.

Seorang yang memilki kelemahan fisik bernama Oscar Pictorius, mampu menjadi atlet lari yang mempunyai kecepatan yang sama dengan atlet lari yang normal. Ia dijuluki   'Blade Runner' dan 'manusia tanpa kaki tercepat'. Masih banyak lagi manusia seperti Pictorius dan juga menjadi orang yang sukses.

Salah satunya Beethoven adalah salah satu komposer terbesar di dunia musik klasik. Sebagian besar karya agung Beethoven justru ketika ia menjadi tuli.

Ratna Indraswari Ibrahim sangat familiar di telinga para pecinta sastra.  Lebih dari 400 karya cerpen dan novel telah dihasilkannya sejak usia remaja hingga akhir hayatnya.  Ratna dikenal sebagai sosok sastrawan produktif dan tangguh karena mampu mengalahkan keterbatasan tubuhnya. Baginya, menjadi golongan kaum difabel bukan alasan untuk menyerah. Meski tak dipungkiri, Ratna sempat mengalami apa yang disebutnya sebagai kemarahan usia remaja karena keterbatasan tubuhnya.

Lain lagi dengan Angkie Yudistia Ia adalah satu dari sekian banyak manusia berbantuan khusus dengan bakat luar biasa di Indonesia.  Meski memiliki masalah terhadap pendengarannya, namun Angkie Yudistia telah berhasil menjadi salah satu finalis Abang None mewakili wilayah Jakarta Barat pada 2008 dan terpilih sebagai The Most Fearless Female Cosmopolitan 2008, serta Miss Congeniality dari Natur-e. Angkie juga aktif sebagai pembicara di berbagai kegiatan nasional ataupun internasional yang berkaitan dengan kaum difabel.
Contoh di atas adalah manusia-manusia yang mempunyai kelemahan fisik. Nah sekarang kita lihat bagaimana manusia yang mempunyai kelemahan dari segi kegagalan atau perbuatan.

Bill Gates. Anda pasti pernah mendengarnya. Seorang pendiri (bersama Paul Allen) dan ketua umum perusahaan perangkat lunak AS, Microsoft. Ia juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates.I a menempati posisi pertama dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes selama 13 tahun (1995 hingga 2007). Apa keterbatasannya? Keterbatasannya adalah dia tidak lulus sarjana karena Drop Out dari Harvard dan sebelumnya pernah bekerja sebagai Office Boy. Namun, akhirnya menjadi seorang yang sangat sukses dan paling kaya.

Adam Khoo memiliki keterbatasan dari segi IQ atau memahami pelajaran. Prestasinya begitu terpuruk, tapi lama kelamaan membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis. Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta.

Sama halnya dengan Adam Khoo, maka Albert Enstein juga memiliki keterbatasan yaitu terlambat berbicara dan juga mengidap Autisme. Waktu kecil dia juga suka lalai dengan pelajaran dan dicap bodoh. Namun, siapa sangka menjadi Ilmuwan terkenal abad 20 dengan teori relativitasnya dan salah satu peraih Nobel.

Itulah beberapa kisah orang sukses dari keterbatasan mereka. Masih banyak lagi di Dunia ini yang memilki kekurangan atau keterbatasan namun bisa bangkit mengejar mimpi mereka. Cerita-cerita di atas untuk dipahami dalam tahap mencoba menerima kekurangan diri.

Banyak yang mengeluh atas kondisi diri mereka yang tak sesuai harapan seperti punya orang tua yang miskin, memilki orang tua yang bercerai, memilki orang tua yang malas, memilki orang tua yang tidak seperti orang tua orang lainnya.

Banyak juga yang mengeluh karena memilki pacar yang tidak cantik, pacar yang miskin, sering putus atau bahkan mengeluh atas kesalahan sendiri akibat pacaran yang kebablasan.

Ada juga yang sering mengeluh tidak punya kawan yang setia, sering tertipu, sering gagal dalam berusaha, mengeluh karena mempunyai anak atau menantu yang tidak membuat senang dan celakanya mereka yang mengeluh itu menceritakan aib dan kebodohannya itu kepada orang lain. Tetapi ada juga yang memendam perasaan kecewa akan dirinya atau orang lain di hatinya sehingga membuat ia menjadi stres sendiri. Sungguh orang yang rugi, yang selalu mengeluh.

Mengeluh akan segala kekurangan pada diri kita, tidak mendatangkan akan mendatangkan perubahan yang baik malah perubahan yang lebih buruk! So Berhenti mengeluh sekarang juga!
Gagal..gagal...gagal..teruslah mencoba hingga berhasil!
Perlu kita ingat bahwa, kalau orang lain bisa mendapatkannya berarti kita pun juga bisa. Karena semua orang memiliki potensi yang sama dan berhak untuk sukses. Yang diperlukan adalah kesediaan anda untuk meraihnya.

Yang perlu dipikirkan adalah apa mimpi anda! Bagaimana cara meraih mimpi anda (solusi)! Rancang segera strategi anda untuk mencapai mimpi. Kuncinya adalah tambah wawasan anda. Ketika anda ingin curhat, curhatlah tentang SOLUSI bukan tri memori atau mengeluh akan kekurangan.

Pikirkan orang yang anda cintai, pikirkan betapa baiknya orang tua dan bagaimana membalas kebaikannya?

Jangan menghakimi diri sendiri dan jangan menebak tanpa dasar masa depan agar langkah anda tidak terhenti sehingga bisa berfikir positif. Orang tidak selalu melihat keberhasilan tapi orang menilai sejauhmana usaha untuk mencapai keberhasilan walau sering gagal.

Jika melihat ke atas lihat juga kebawah. Jangan selalu membandingkan diri kita dengan orang yang lebih dari kita tapi kita juga harus melihat orang yang banyak kekurangan di banding kita. Intinya agar kita bise bersyukur atas kekurangan kita, karena masih banyak orang yang memilki kekurangan dari kita.

Artinya ubah mindset anda tentang kekurangan diri anda. Karena setiap manusia pasti memilki kekurangan. Contoh banyak orang kaya, stress dan masuk ke RS karena takut hartanya berkurang atau kecurian sehingga terlalu protektif dan akhirnya tidak ada orang yang mau menguburkanya ketika ia mati. Dan orang kaya itu tidak merasakan bahagia bersama keluarganya. Orang yang hidup sederhana tetapi mampu membina keluarganya, sehingga saat ia tua tidak menghabiskan usianya di panti jompo tetapi tertawa bahagia bersama anak cucu cicitnya.

Masih belum paham ya..contoh lagi..misalnya anda hidup di Indonesia yang tidak perang, anda bisa pacaran, makan enak, bisa membeli barang kesukaan, tidak punya uang bisa bekerja, dan bisa segalanya. Beda dengan orang yang tinggal di daerah perang, orang-orang disana dihantui rasa takut akan kematian yang datang kapan saja, toko aja ngga ada yang buka, apalagi cewek-cewek berkeliaran, atau cowok ganteng menawarkan sejuta keindahan tapi yang ada tumpukan mayat berbau bangkai dan bau amis darah, bau daging manusia panggang serta pemandangan hanya puing-puing.

Bersyukurlah atas apa yang kita miliki saat ini, karena dengan bersyukur kita akan mengenal diri kita dan Sang Pencipta. Intinya dari pada bengong mikirin kekurangan lebih baik melakukan hal yang bermanfaat karena tidak waktu hitung mundur untuk usia, yah paling tidak mencari uang receh yang jatuh di jalanan atau menyingkirkan duri atau paku di jalanan. Kesederhanaan itu indah, lakukan apa yang bisa, jangan jadikan beban dan terus berfikir pasti ada jalan keluar dari setiap masalah saat kita mencoba untuk memecahkannya.

JANGAN sesekali bilang “Jadilah Diri Sendiri” bagi mereka yang masih belum tau dirinya untuk apa hidup di dunia ini, karena kalau anda orang yang jahat anda akan menjadi lebih jahat lagi.

Semoga di waktu yang sempit diruang alam yang fana ini kita bisa adil pada diri kita dan adil kepada orang lain. Tarik nafas yang panjang perlahan-lahan sambil berbicara dalam hati “Aku Harus Berubah Lebih Baik Lagi”.

Cukup sampai disini dulu seputar ceritarenungan pribadi saya...hahaha...terimakasih bagi yang udah baca...semogabermanfaat..aaamin.
Posting Komentar
close