Pengertian , Tujuan dan Fungsi Alat Peraga,

Untuk menunjang kelancaran pembelajaran disamping pemilihan model yang tepat juga perlu digunakan suatu media pembelajaran yang sangat berperan dalam membimbing siswa.

Menurut Darhim (1993:10), nilai atau fungsi khusus media pendidikan matematika antara lain:
a. Untuk mengurangi atau menghindari terjadinya salah komunikasi;
b. Untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar siswa;
c. Untuk membuat konsep matematika yang abstrak, menjadi dapat disajikan dalam bentuk kongkret sehingga dapat lebih muda dipahami, dimengerti dan disajikan sesuai dengan tingkat-tingkat berpikir siswa.

Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa fungsi media pembelajaran matematika adalah untuk membuat konsep pembelajran matematika yang bersifat abstrak menjadi kongkrit dan mudah dipahami sehingga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Salah satu bentuk media pembelajaran adalah alat peraga. Menurut Estiningsih (dalam Agus Suharjana, 2009:3), “Alat peraga merupakan media pembelajaran yang mengandung atau membawakan ciri-ciri dari konsep yang dipelajari”. Fungsi utama dari alat peraga adalah untuk membantu menanamkan atau mengembangkan konsep yang abstrak, agar siswa mampu menangkap arti sebenarnya dari konsep tersebut (Agus Suharjana, 2009:3). Dengan melihat, meraba dan memanipulasi obyek/ alat peraga maka siswa mengalami pengalaman-pengalaman nyata dalam kehidupan tentang arti dari suatu konsep. Berikut ini diberikan contoh dari alat peraga.

1) Papan tulis, buku tulis atau meja yang berbentuk persegi panjang dapat berfungsi sebagai alat peraga pada saat guru menerangkan bangun geometri datar persegipanjang;

2) Pensil, kapur, lidi, dan biji-bijian dapat berfungsi sebagai alat peraga pada saat mengenalkan bilangan, dengan cara membilang banyaknya anggota dari kelompok benda, sehingga pada akhir membilang akan ditemukan bilangan yang sesuai dengan kelompok tersebut (Agus Suharjana, 2009:3).

Maksud digunakannya alat peraga dalam pembelajaran matematika menurut Agus Suharjana (2009:4) adalah:

1) Mempermudah dalam hal pemahaman konsep-konsep dalam matematika;
2) Memberikan pengalaman yang efektif bagi siswa dengan berbagai kecerdasan yang berbeda;
3) Memotivasi siswa untuk menyukai pelajaran matematika;
4) Memberikan kesempatan bagi siswa yang lebih lamban berpikir untuk menyelesaikan tugas dengan berhasil;
5) Memperkaya program Pembelajaran bagi siswa yang lebih pandai;
6) Mempermudah abstraksi;
7) Efisiensi waktu;
8) Menunjang kegiatan matematika di luar sekolah.

Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa alat peraga dalam penelitian ini adalah sarana dalam pembelajaran yang menunjukkan bentuk, ciri, bagian, sifat dan konsep nyata dari materi yang dipelajari. Alat peraga yang digunakan dalam penelitian ini berupa benda-benda yang ada di lingkungan kelas dan sekolah yang dapat mewakili materi yang disampaikan. Misalnya tas, sepatu, buku dan balpoin untuk mencontohkan anggota himpunan perlengkapan sekolah siswa. Dapat juga menggunakan siswa sebagai peraga misalnya himpunan siswa yang gemar bermain sepak bola, gemar bermain kasti atau gemar keduanya untuk menjelaskan dan menggambarkan diagram venn dalam irisan dan bagian himpunan.
Poskan Komentar