Pengecekan Keabsahan Data Penelitian



Data yang sudah terkumpul belum tentu memiliki kebenaran yang sesuai untuk menjawab fokus dan tujuan penelitian. Karena itu diperlukan pengecekan ulang terhadap kebenaran data yang terkumpul sehingga data penelitian tersebut memiliki kreadibilitas yang tinggi.
Dalam hal ini, pengecekan data penelitian menggunakan langkah-langkah sebagi berikut :
  1. Ketekunan Pengamatan
            Dengan pengamatan yang dilakukan secara terus menerus atau kontinyu peneliti dapat memperhatikan sesuatu secara lebih cermat, terinci dan mendalam sehingga tidak sedikitpun akan luput dari pengamatannya. Hal ini hendaklah dilakukan seorang peneliti agar ia dapat membedakan hal-hal yang dianggapnya bermakna. Untuk membenarkan dan menolak suatu tafsiran, peneliti perlu mengumpulkan bahan data dan melalui pengamatan terus menerus itulah akan dapat memberikan deskripsi yang cermat dan terinci mengenai apa yang diamati.
  1. Triangulasi
            Triangulasi yaitu teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data yang telah ada. Dalam penelitian seorang peneliti dapat menggunakan triangulasi sumber dengan membandingkan dan mengecek derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif. Prosedur ini sangat banyak memakan waktu, akan tetapi disamping mempertinggi validitas juga memberi kedalaman hasil penelitian. Triangulasi dengan sumber peneliti dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1. Membandingkan hasil wawancara dari guru kepada siswa
2. Membandingkan hasil wawancara dengan hasil observasi

3. Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen.
Poskan Komentar