Pengertian Konseling Dalam Pendidikan


Istilah konseling sebenarnya bukan merupakan istilah yang asing lagi, khususnya bagi mahasiswa bimbingan konseling. Dalam bidang bimbingan dan konseling, istilah konseling seringkali dibedakan dengan istilah bimbingan. Ada beberapa ahli yang mendefinisikan istilah konseling terpisah dengan bimbingan.

Bimo Walgito (1980); Mc Leod (2006) mengemukakan bahwa konseling adalah bantuan yang diberikan kepada individu dalam memecahkan masalah kehidupannya dengan wawancara, dengan cara-cara yang sesuai dengan keadaan individu yang dihadapi untuk mencapai kesejahteraan hidupnya.

Dalam definisi ini mengindikasikan bahwa proses konseling menekankan adanya hubungan antara orang yang memberi bantuan dengan yang menerima bantuan dengan menggunakan metode wawancara.

Menurut Bursks dan Stefflre (dalam McLeod, 2006), konseling didesain untuk menolong konseli untuk memahami dan menjelaskan pandangan mereka terhadap kehidupan, dan untuk membantu mencapai tujuan penentuan diri mereka melalui pilihan yang telah diinformasikan serta melalui pemecahan masalah emosional atau karakter interpersonal. Dalam hal ini, konseling mengindikasikan adanya hubungan yang professional antara guru pembimbing terlatih dengan konseli.

Wilis (2007) mendefinisikan konseling sebagai upaya bantuan yang diberikan oleh seorang pembimbing yang terlatih dan berpengalaman, terhadap individu-individu yang membutuhkannya, agar individu tersebut berkembang potensinya secara optimal, mampu mengatasi masalahnya dan mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang selalu berubah.

Berdasarkan pendapat-pendapat di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa konseling memiliki beberapa makna yang berbeda menurut para ahli, namun demikian memiliki makna yang sama atau tidak berbeda.
Poskan Komentar