Apakah Kimia Itu?


Allah SWT telah menciptakan dunia ini lengkap dengan segala materi isinya dan tertata dalam suatu keteraturan hukum alam (sunatullah) yang sangat rapih. Semua materi di Alam Semesta ini, mulai dari yang terkecil sebesar atom (zarrah) sampai yang terbesar (galaksi) tunduk pada ketentuan hukum-hukum Allah (sunatullah). Semua materi Alam Semesta tersebut kemudian dipelajari dalam suatu ilmu pengetahuan yang disebut ilmu kimia.
Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari komposisi, struktur, sifat-sifat materi, perubahan suatu materi menjadi materi yang lain dan energi yang menyertai perubahan materi. Dengan demikian seluruh materi di langit dan di bumi tanpa terkecuali adalah zat-zat kimia. Alam semesta berproses melalui reaksi kimia.
Reaksi kimia terjadi disekitar kita setiap saat, di atmosfir, pada pabrik kimia, dalam mesin kendaraan, di lingkungan dan di tubuh kita. Bahan-bahan kimia dapat kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Seperti pada saat kita memasak kita gunakan garam dapur (NaCl), mencuci kita gunakan detergen, dan saat kita makan, kita memakan makanan yang mengandung karbohidrat, lemak dan protein.

Sebagai bagian dari ilmu pengetahuan alam (sains), ilmu kimia berkaitan dengan ilmu-ilmu yang lainnya seperti: biologi, fisika, kedokteran dan bahkan geografi fisik. Perubahan (reaksi-reaksi) yang terjadi pada tubuh makhluk hidup, misalnya bagaimana proses pembentukan glukosa pada peristiwa fotosintesis tumbuhan hijau, merupakan bagian ilmu kimia yang berkaitan dengan biologi.

Bagaimana suatu logam dapat mencair, atau bagaimana suatu bahan dapat menghasilkan listrik sedangkan bahan lainnya tidak, adalah bagian ilmu kimia yang berkaitan dengan fisika.

Bagaimana struktur DNA virus penyebab flu burung dapat dijelaskan dan pengaruh obat-obatan terhadap tubuh manusia merupakan bagian ilmu kimia yang berkaitan dengan bidang kedokteran.

Apa saja bahan-bahan penyusun bumi, bintang, dan bulan serta apa saja bagian-bagian atmosfir dan bagaimana terbentuknya lapisan ozon (O3), merupakan bagian ilmu kimia yang berkaitan dengan geografi fisik.

Di dalam mempelajari dan mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru seorang ilmuwan (saintis) biasanya melakukan penelitian. Penelitian merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menguji dan atau menemukan teori-teori baru dengan menggunakan suatu metode ilmiah. Metode ilmiah adalah suatu urutan langkah-langkah ilmiah dalam penyusunan suatu teori. Teori tersebut harus dapat dibuktikan kebenarannya berdasarkan pengamatan.

Apabila teori tersebut tidak sesuai dengan fakta empiris, maka harus diadakan eksperimen ulang dan disusun teori baru yang dapat bermanfaat bagi umat manusia. Adapun langkah-langkah yang biasanya terdapat dalam suatu metode ilmiah adalah: menemukan masalah, membuat hipotesis, melakukan eksperimen, menarik kesimpulan dan menyusun teori sesuai dengan fakta.


Poskan Komentar