AYAT JURNAL PENYESUAIAN


Sering kali ada beberapa hal atau beberapa aktivitas koperasi yang tidak memiliki kaitan dengan pihak lain sehingga tidak dicatat dalam jurnal umum, atau beberapa aktivitas tertentu terkait dengan pihak lain tetapi pihak eksternal tersebut menanggapnya transaksinya dengan pihak koperasi telah dicatat dan diakui, sedangkan pihak koperasi menganggapnya belum selesai atau belum tepat penyajiaannya. Aktivitas dan keterangan semacam itu perlu dicatat dan dikoreksi agar penyajiaannya tepat. Proses koreksi tersebut dilakukan dengan membuat Ayat Jurnal Penyesuaian.

Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) adalah aktivitas untuk membetulkan akun/perkiraan sehingga laporan yang dibuat berdasarkan akun tersebut dapat menunjukkan pendapatan, aset atau aktiva dan kewajiban yang sesuai.

Ayat jurnal penyesuaian adalah jurnal yang tidak didasarkan pada aktivitas transaksi tetapi pada perhitungan atau keterangan tertentu. Sebagai contoh, beban penyusutan gedung, beban pemakaian perlengkapan, beban sewa gudang, utang gaji, dan lain-lain.

1.        Beban Pemakaian Perlengkapan

Perlengkapan kantor yang dibeli koperasi pada suatu saat sering kali tidak dihitung dan dicatat pemakainnya. Pada akhir periode akuntansi, baru dihitung sisa perlengkapan tersebut. Saldo perlengkapan pada buku besar dikurangi dengan nilai yang diperoleh pada saat stock opname (perhitungan fisik) perlengkapan merupakan beban pemakaian perlengkapan.

Beban Pemakaian Perlengkapan                 xxx
       Perlengkapan Kantor                                              xxx




2.        Beban Penyusunan Aktiva Tetap

Nilai atau harga perolehan aktiva tetap yang dibeli pada suatu saat harus dibagi dengan jumlah periode waktu yang menikmati manfaat aktiva tetap tersebut agar pembagian (alokasi) biaya pembelian pembelian aktiva tetap itu lebih adil dan merata.

Beban Pemakaian Peralatan                        xxx
       Akumulasi penyusutan peralatan                   xxx

Beban penyusutan bangunan                       xxx
       Akumulasi penyusutan bangunan                   xxx


3.        Beban Sewa Kantor

Sewa kantor yang dibayar pada suatu saat sering kali berlaku selama beberapa periode akuntansi. Pada saat sewa kantor dibayarkan, hal itu belum menjadi beban bagi periode tersebut sehingga diakui sebagai sewa kantor dibayar di muka. Setelah suatu periode yang menikmati manfaat dari kantor yang disewa tersebut berlalu, periode tersebut harus dibebani beban sewa kantor yang dihitung secara proporsional dengan lamanya sewa.

Beban sewa kantor                                       xxx
       Sewa kantor dibayar dimuka                       xxx

4.        Utang Gaji

Terkadang gaji yang menjadi beban pada suatu periode tertentu dan harus dibayarkan pada periode tersebut belum dibayarkan sampai akhir periode bersangkutan. Karenanya, hal itu menjadi utang gaji bagi periode tertentu.

Gaji pegawai                   xxx

       Utang Gaji                       xxx
Poskan Komentar